Kegiatan Sehari-hari Yang Mengurangi Asupan Kalori


Untuk menurunkan berat badan, jumlah kalori yang dibakar harus lebih banyak daripada yang dikonsumsi. Kegiatan berikut memudahkan Anda membakar lebih banyak kalori.
  • Olahraga
Tidak diragukan lagi olahraga adalah kegiatan yang paling banyak membakar kalori. Luangkan waktu Anda minimal 30 menit sehari untuk membakar kalori dan memperbaiki postur tubuh.
  • Tidur
Kurang tidur dapat membuat Anda mengonsumsi lebih banyak kalori. Hal ini dinyatakan oleh sebuah penelitian di University of Chicago. Orang yang hanya tidur lima setengah jam akan lebih banyak makan pada siang hari. Dengan tidur cukup, Anda bisa menghemat seribu kalori lebih yang akan dikonsumsi jika kurang tidur, seperti yang dikutip dari health.
  • Membersihkan rumah
Dua manfaat sekaligus akan didapatkan dengan membersihkan rumah. Kebersihan rumah terjaga dan membakar banyak kalori. Kegiatan membersihkan rumah selama dua setengah jam dapat membakar 510 kalori!
  • Makan di meja makan
Menurut penelitian di University of Massachusetts, makan di depan TV akan membuat Anda mendapatkan 288 kalori tambahan. Oleh karena itu biasakan untuk makan di meja makan.
  • Hindari makan bersama lebih dari tujuh orang
Menurut Brian Wansink, Ph.D., penulis buku 'Mindless Eating', makan bersama tujuh orang atau lebih dapat membuat Anda memakan lebih banyak makanan hingga 96 persen! Hal tersebut tentu hampir sama dengan makan dua porsi sekaligus dalam satu kali makan.
  • Kenyang tanpa mengonsumsi banyak kalori
Makanlah dua telur rebus saat sarapan, maka Anda mengurangi hingga 416 kalori yang masuk per hari. Sebelum makan siang dan makan malam, makanlah satu cangkir sup rendah kalori sebagai kudapan, maka Anda menghemat 134 kalori yang masuk ke dalam tubuh. Totalnya, Anda sudah menghemat pemasukan kalori hingga 684 dalam sehari!
  • Piring kecil
Ubah piring makan Anda ke ukuran yang lebih kecil. Dengan begitu, maka Anda akan makan lebih sedikit, sekitar 20 hingga 25 persen dan menghemat hingga 500 kalori. Kegiatan ini disebut diet 'piring'.

0 komentar:

Poskan Komentar